Sebagai bagian dari inisiatif Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sejak tahun 2020, salah satu aspeknya adalah mengamanatkan para dosen di perguruan tinggi untuk menjadi academic leader yang berwawasan masa depan, mampu memberikan inspirasi kepada dosen muda dan mahasiswa, unggul dalam menciptakan inovasi yang memiliki dampak positif baik dari segi akademis maupun dalam mendukung pembangunan masyarakat dan bangsa, serta meraih pengakuan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pada tahun ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi kembali mengadakan program Anugerah Academic Leader Tahun 2023. Hal ini diumumkan melalui surat edaran nomor 3388/E4/DT.04.03/2023 tanggal 26 Juli 2023 tentang Penawaran Program Anugerah Academic Leaders (AL) Tahun 2023. Dalam program Anugerah Academic Leader tahun 2023, terdapat dua kategori penghargaan. Kategori pertama diperuntukkan bagi para dosen yang telah memenuhi persyaratan program AL tahun 2023. Kemudian, kategori ini dibagi menjadi beberapa sub-kategori berdasarkan bidang keilmuan peserta program. Kategori kedua ditujukan untuk para pemimpin (Rektor) di perguruan tinggi Indonesia yang juga memenuhi syarat dalam program anugerah ini.

Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan pemberian Anugerah Academic Leader antara lain adalah untuk memberikan motivasi kepada dosen agar lebih termotivasi untuk mengembangkan ide-ide kreatif dalam menerapkan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan secara nyata berkontribusi pada pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU). Selain itu, juga bertujuan untuk membangun lingkungan yang mendukung penguatan dan pengembangan inovasi melalui penelitian dan teknologi, serta menciptakan nilai tambah komersial dengan berbagai pihak.

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI telah berhasil menjalankan seleksi untuk menentukan calon Academic Leader di tingkat nasional. Dalam kegiatan ini, LLDIKTI Wilayah VI bertugas untuk menyeleksi dosen-dosen dari berbagai disiplin ilmu, termasuk Sains, Teknologi, Kependidikan, dan Humaniora. Seleksi tersebut dilaksanakan di Semarang pada tanggal 19 hingga 20 September 2023, di mana 14 pendaftar yang berhasil lolos seleksi diundang untuk berpartisipasi dalam diskusi dan memaparkan keunggulan mereka sebagai calon peserta Academic Leader tingkat Nasional yang mewakili LLDIKTI Wilayah VI. Narasumber dalam kegiatan tersebut terdiri dari Prof. Dr. Eko Priyo Purnomo, Prof. Ferdy Semuel Rondonuwu, dan Prof. Dr. Ridwan Sanjaya, yang merupakan pakar di berbagai bidang ilmu.

Sebanyak 31 pendaftar berpartisipasi dalam seleksi ini, yang kemudian melanjutkan ke tahap seleksi awal. Dari hasil seleksi awal tersebut, 14 dosen berhasil lolos. Sebagian besar peserta yang tidak berhasil lolos masih berada di tingkat jabatan fungsional Lektor Kepala atau belum memegang gelar doktor (S3).

Dengan hasil tersebut, berikut adalah pemenang peringkat pertama di masing-masing bidang:

Bidang Humaniora: Dr. Heny Hartono, SS, M.Pd dari Universitas Katolik Soegijapranata.
Bidang Sains: Prof. Kun Harismah, Ph.D. dari Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Bidang Teknologi: Prof. Dr. Ir. Muji Setiyo, S.T., M.T dari Universitas Muhammadiyah Magelang.
Bidang Kependidikan: Dr. Achmad Buchori, S.Pd., M.Pd. dari Universitas PGRI Semarang.

Berikut merupakan ringkasan presentasi dari perjalanan 13 tahun menjadi Dosen di UNIMMA:

Bergabung ke UNIMMA Sebagai Laboran

Saya merupakan alumni D3 Teknik Otomotif  UNIMMA tahun 2005 dan bergabung ke UNIMMA pada tahun 2006 sebagai Laboran di Fakultas Teknik. Pada tahun 2007 melanjutkan studi ke UMY di Program Studi Teknik Mesin, selesai tahun 2009. Kemudian, pada tahun tersebut juga kuliah di Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif (PTO) Universitas Muhammadiyah Purworejo, namun tidak selesai. Pada tahun 2010, saya melanjutkan studi ke Program Magister Teknik Mesin di Universitas Pancasila, dan selesai pada tahun 2012. Studi S2 ini yang menjadikan saya mengurungkan menyelesaikan studi kependidikan di UM Purworejo. Pada tahun 2014, saya kuliah S3 di Program Doktor Ilmu Teknik Mesin di Universitas Brawijaya, selesai tahun 2017. Tahun 2018 saya mendapat kesempatan Short Course Vocational education di TU dresden, Jerman. Kemudian, tahun 2021-2022 saya mengambil Program Profesi Insinyur di UMY. Dalam bidang karir akademik, saya memperoleh Asisten Ahli (150 kum) pada tahun 2013. Pada tahun 2019, saya memperoleh Lektor Kepala (550 kum) dan akhirnya pada 1 September 2021 saya memperoleh jabatan akademik Guru besar (850 kum) pada Bidang Ilmu Teknik Mesin.

Visi keilmuan

Hari ini, secara umum, penguasaan sains dan teknologi akademisi mungkin lebih baik dari masyarakat, dan memang seperti itu seharusnya. Namun demikian, di era digital ini, dimana arus informasi dapat diakses oleh siapa saja dan kapan saja, maka pengetahuan masyarakat juga meningkat dan tidak menutup kemungkinan untuk menyamai atau menyalip pengetahuan akademisi. Oleh karenanya, untuk bisa konsisten dalam memberikan layanan kepada masyarakat (mengajar, pengabdian), saya harus tetap belajar dan meneliti. Bagi saya, untuk bisa memberi, syaratnya adalah “memiliki” dan memiliki pengetahuan baru dari “aktivitas riset” adalah sesuatu yang berharga bagi saya, karena itu adalah “otentik”.  Center of Energy for Society and Industry (CESI) adalah sebuah pusat studi di UNIMMA, dimana saya dan tim melakukan aktivitas riset di sana.

Pandangan terhadap MB-KM

MBMK – Apapun namanya (mungkin akan berubah juga), namun menurut pemahaman saya, perubahan kebijakan itu semangatnya adalah upaya untuk mendekatkan proses pembelajaran kepada CPL dan mendekatkan CPL pada kebutuhan pasar dan kebutuhan pengembangan minat bakat mahasiswa. Proses, tempat, dan metode belajar intinya adalah jaminan untuk terjadinya interaksi mahasiswa, dosen, dan sumber belajar dalam “lingkungan belajar tertentu”. Penafsiran terhadap text dalam UU 12 thn 2012 ini kuncinya. Ada banyak kegiatan atau bentuk kegiatan pembelajaran di luar program studi yang memungkinkan untuk dielaborasikan dalam rangka pemenuhan atau pelampauan CPL, namun kuncinya adalah pada efektivitas interaksi mahasiswa, dosen, dan sumber belajar.

Kontribusi Terhadap IKU UNIMMA

IKU-1 (Kualitas lulusan)

Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi (IKU-PT) ditetapkan oleh Pemerintah melalui Kepmendikbud Nomor 754/P/2020. Kemudian, UNIMMA juga menetapkan IKU melalui SK Rektor Nomor 0121/KEP/II.3.AU/F/2021.  Salah satu IKU tersebit adalah lulusan program sarjana yang bekerja dengan penghasilan yang melampaui UMR, berwirausaha, atau melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi (IKU-1). Memperhatikan ketentuan tersebut, pada tahun 2021, saya menggagas konsep kurikulum yang memberikan pilihan bagi lulusan di tahap akhir untuk penelitian (Skripsi); merintis usaha; proyek independent; dan magang untuk menghasilkan output tertentu. Tanpa disadari, tahun 2023 ini keluar Permendikbudristek Nomor 53 tahun 2023 yang membolehkan “seperti itu”.

IKU-2 (Mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar di luar kampus)

Untuk mendukung IKU-2 (Mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar di luar kampus), saya membimbing mahasiswa praktek industri dan membimbing mahasiswa mengerjakan riset di Pusat Studi CESI. Saya berpendapat bahwa Pusat Studi adalah salah satu “Tempat Bermain” dan/atau bahkan “mainan” paling tepat bagi dosen2 yang memiliki visi keilmuan yang jelas, atau yang sedang dan akan membangun visi keilmuan.

IKU-3 (Dosen berkegiatan diluar kampus)

Dalam hal pencapaian IKU-3, yaitu dosen berkegiatan diluar kampus, dalam 3 tahun terakhir ini saya beberapa kali menjadi narasumber/Visiting professor di perguruan tinggi terakreditasi A/Unggul. Beberapa kampus yang saya kunjungi antara lain Universitas Sebelas Maret, Universitas Brawijaya, Universitas Udayana, Universitas Gadjah Mada, Universitas Pancasila, UMS, UMY, UAD, Universitas Trisakti, Politeknik Negeri Semarang, UMP, UNP, Universitas Media Nusantara, UNY, dan ISI Denpasar. Kegiatan di kampus-kampus tersebut mencakup pengembangan jurnal ilmiah, penulisan artikel ilmiah, buku, dan paten. Selain menjadi narasumber, saya juga melaksanakan Detasering/lecture mobility di Politeknik Dharma Patria Kebumen (2020-2021), Universitas Widya Husada Semarang (2022), dan Universitas Muhammadiyah Bulukumba (2023). Selain itu, kegiatan lainnya adalah guest lecture, misalnya di STT Warga Surakarta, UNI KL Malaysia, dan beberapa universitas di Indonesia. Dalam 5 tahun terakhir ini, saya juga membantu Kemendikbud, LLDikti IV, dan Majelis diktilitbang PP Muhammadiyah sebagai Tim Fasilitator Publikasi Ilmiah, Tim asistensi akreditasi jurnal ilmiah, Tim asistensi peningkatan kualitas publikasi, Tim asistensi peningkatan kualitas penelitian dosen, dan kegiatan lainnya dalam pengembangan tridharma.

IKU-5 (Hasil riset yang dimanfaatkan masyarakat atau mendapatkan rekognisi internasional)

Dalam hal IKU-5, sampai saat ini saya telah menghasilkan artikel ilmiah yang terindeks di Scopus dan WoS. Kinerja riset dan publikasi juga tercatat di ResearchGate, Google Scholar, ORCID, dan Sinta. Selain artikel, saya juga aktif untuk menulis buku, meghasilkan paten, dan produk yang diadopsi/dimanfaatkan oleh masyarakat. Karya buku yang pernah dihasilkan antara lain:

  • Menjadi Mekanik Spesialis Kelistrikan Sepeda Motor
  • Teknik Menyusun Manuskrip dan Publikasi Ilmiah Internasional
  • Listrik dan Elektronika Dasar Otomotif (Basic Automotive Electricity and Electronics)
  • Teknologi kendaraan berbahan bakar LPG
  • Studi Analisis Penerapan LPG/Vigas untuk Angkutan Umum Kota Magelang
  • Excel untuk Mahasiswa Teknik Otomotif

Sedangkan paten yang pernah diperoleh (garnted) dan atau terdaftar (registered) antara lain:

  • Mesin pembelah tahu IDS000001966
  • Alat penyambung nepel tabung gas IDP000049889
  • Alat pencampur gas untuk kendaraan berbahan bakar gas IDP000049563
  • Alat pencampur gas dengan venturi sekunder untuk kendaraan berbahan bakar gas IDS000001799
  • Alat pengaturan waktu pengapian pada kendaraan berbahan ganda IDS000001810
  • Alat refrigerasi dari proses evaporasi LPG pada kendaraan berbahan bakar LPG IDS000001811
  • Alat bongkar pasang shock absorber sepeda motor IDS000002350
  • Metode untuk memanen efek pendinginan pada kendaraan berbahan bakar lpg P00201709446
  • Alat untuk melepas mangkuk komstir sepeda motor SID201902131
  • Mesin penetas telur dengan pemutar telur semi otomatis SID201904105
  • Tempat tidur khusus perawatan luka SID201902945
  • Alat pengatur aliran LPG pada kendaraan berbahan bakar gas SID201904106
  • Toilet terapung untuk daerah tergenang air S00201907323
  • Bed perawatan luka diabetes S00201911610
  • Sistem bahan bakar gas pada kendaraan cetus api yang dikendalikan secara elektronik S00201909952
  • Alat Pendingin Kabin Mobil Saat Parkir S00201909945
  • Varian baru bahan bakar mesin cetus api dari campuran bensin, methanol, dan ethanol yang homogen S00202009580
  • Alat pendingin kabin mobil saat parkir S00201909945
  • Bilik sterilisasi bertekanan negatif dengan ozone dan lampu ultraviolet S00202004320
  • Alat Refrigerasi Setengah Siklus Untuk Aplikasi Kotak Pendingin Pada Kendaraan Berbahan Bakar Liquefied Petroleum Gas (LPG) S00202211664

 

IKU-7 (Kelas kolaboratif dan partisipatif)

Dalam hal pemenuhan IKU-7, saya menerapkan Research Based Education (RBE), dan Product-Based Learning (PBL). RBE diterapkan melalui pelibatan mahasiswa dalam riset dan PkM. Sementara itu, penerapan PBL diantaranya bersama mahasiswa membuat artikel (topical) dan kemudian dibuat book chapter dan diterbitkan.

Mengembangkan Jurnal Ilmiah

Saya merupakan Editor in Chief dari 2 (dua) jurnal ilmiah internasional terindeks Scopus (Automotive Experiences dan Mechanical Engineering for Society and Industry). Capaian ini menjadikan UNIMMA merupakan PTS pertama di LLDikti 6 yang memiliki jurnal ilmiah terindeks Scopus dan satu-satunya PTS di LLDikti 6 yang memiliki 2 (dua) jurnal terindeks Scopus.

 

Kedua jurnal yang saya kelola memberikan dampak bermakna, antara lain:

  1. Peningkatan jumlah publikasi dosen di Indonesia pada jurnal ilmiah bereputasi;
  2. Peningkatan jumlah jurnal nasional yang terindeks di Scopus, sehingga saat ini jumlah jurnal Indonesia di Scopus sudah bersaing dengan negara-negara lain di Asia;
  3. SJR Score Jurnal Automotive Experiences tahun 2023 ini adalah 0.32 (Q2). SJR dan Quartile tersebut sudah dapat dijadikan syarat khusus untuk kelulusan mahasiswa doktoral dan untuk syarat khusus knaikan jabatan fungsional dosen ke Lektor Kepala dan Guru Besar, sehingga jurnal ini telah berkontribusi pada pencaipan indikator kinerja bidang SDM di beberapa universitas;
  4. Peningkatan kinerja publikasi di UNIMMA dan dosen dosen PTS/PTN di LLDikti 6 Jawa Tengah dan nasional; dan
  5. Menjadi jembatan kolaborasi riset antara dosen-dosen di Indonesia dan di Luar Negeri.

Menggagas dan Mengembangkan SIJAMU dan MRL

Sijamu merupakan sistem informasi audit jurnal ilmiah yang diterapkan di UNIMMA. Sementara itu, Manuscript Readiness Level (MRL) atau Tingkat Kesiapan Manuskrip (TKM) adalah sebuah instrumen untuk mengukur tingkat kesiapan sebuah manuskrip/draft artikel sebelum disubmit ke sebuah jurnal. Instrumen ini kami kembangkan sebagai dedikasi kami (Universitas Muhammadiyah Magelang) kepada dosen khususnya peneliti pemula, agar menuskrip/draft artikel memenuhi “technical sound” sebuah artikel ilmiah, sehingga diharapkan dapat mengurangi resiko ditolak oleh jurnal tujuan. Dalam MRL ini ada tiga instrumen untuk mengukur tingkat kesiapan sebuah manuskrip dari Original Reseach Paper (ORP) dan Review Paper. Kami juga menambahkan satu instrumen submission preparation check list, yang dapat membantu anda memeriksa kelangkapan manuskrip dan pendukungnya sebelum anda melalukan proses submission ke sebuah jurnal.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *