Peneliti memiliki dua pilihan untuk mempublikasikan artikelnya. Pertama, menyelesaikan artikelnya tanpa template tertentu kemudian mencari jurnal yang sesuai. Kedua, mencari dan memilih jurnal tujuan, membaca author guidelines, kemudian menulis artikel sesuai dengan aim and scope serta mengikuti template dari jurnal yang dituju. Untuk itu, pada Bab ini akan dijelaskan dua teknik memilih jurnal tujuan yaitu dengan journal finder dan menggunakan journal database.

1. Menggunakan Journal Finder

Saat ini, sedikitnya ada dua journal finder yang bisa dimanfaatkan dengan mudah oleh para peneliti untuk memilih jurnal yang sesuai dengan isi artikel. Dua journal finder populer tersebut adalah Elsevier Journal Finder yang bisa diakses di http://journalfinder.Elsevier.com/ dan Springer Journal Suggester yang bisa diakses di https://journalsuggester.Springer.com/.

1.1. Elsevier Journal Finder

Elsevier Journal Finder membantu peneliti menemukan jurnal yang paling cocok untuk mempublikasikan artikel ilmiah. Peneliti akan diarahkan ke beberapa jurnal dengan informasi yang lengkap terkait tingkat kecocokan, impact factor, lamanya proses editorial, proses produksi, hingga status artikel tersebut open access atau subscription articles (berbayar untuk akses). Didukung oleh Elsevier Fingerprint Engine™, Elsevier Journal Finder menggunakan teknologi pencarian cerdas dan kosakata spesifik untuk mencocokkan artikel dengan jurnal yang diterbitkan oleh Elsevier. Untuk menemukan jurnal yang cocok, peneliti cukup memasukkan judul dan abstrak, kemudian memilih bidang penelitian yang tepat. Berikut adalah tampilan muka dari Elsevier Journal Finder.

Elsevier Journal Finder

Gambar 1. Tampilan halaman muka Elsevier Journal Finder (http://journalfinder.Elsevier.com/)

Penjelasan Gambar 1:

  1. Kolom untuk memasukkan judul artikel.
  2. Kolom untuk memasukkan abstrak.
  3. Menu untuk memilih bidang penelitian, peneliti dapat memilih maksimal tiga bidang penelitian. Misalnya untuk penelitian dengan topik “sistem AC kendaraan yang membahas detail tentang keteknikan dan keekonomiannya”, peneliti dapat memberikan tanda centang pada bidang
  • Materials Science and Engineering,
  • Physics, dan
  • Economic   
  1. Filter open access, berikan tanda centang jika menginginkan pencarian jurnal dibatasi pada jurnal open access.
  2. Menu untuk mengaktifkan journal finder.

Selanjutnya, sebuah contoh riil penggunaan Elsevier Journal Finderdengan artikel berjudul Cooling effect characteristics of a ½ cycle refrigeration system on an LPG fuel systemdengan abstrak “This paper presents a new concept for air-conditioning systems in Liquefied Petroleum Gas (LPG) fuelled vehicles, a ½ cycle refrigeration system. Prior to being used in an engine as a fuel, LPG serves as a refrigerant. Harvesting of cooling from LPG was carried out by an auxiliary evaporator. Initially, to evaporate LPG in an Original Equipment Manufactured (OEM) vaporizer, water coolant is used. In these systems, the thermal energy to evaporate LPG is obtained from air driven by an electric blower. Cold air exiting from the evaporator may then be supplied to the cabin. The test results show that the actual cooling effect produced is as high as 1.2 kW for an LPG flow rate of more than 3 g/s and an air mass flow rate of 16 g/s. In conclusion, the ½ cycle air conditioning system is a promising application for LPG-fuelled vehicles to reduce the load on air-conditioning systems” ditunjukkan pada Gambar 2.

Hasil Elsevier Journal Finder

Gambar 2. Tampilan hasil pencarian jurnal dengan Elsevier Journal Finder

Hasil pencarian dengan Elsevier Journal Finder menunjukkan bahwa berdasar pada judul artikel dan abstrak yang dimasukkan, ada beberapa jurnal terbitan Elsevier yang cocok untuk menjadi tujuan artikel tersebut. Namun demikian, berdasarkan “Short by Match” ada dua jurnal peringkat pertama yaitu International Journal of Refrigeration dengan angka kecocokan 100% dan Applied Thermal Engineering dengan angka kecocokan 89%. Tentu jurnal yang muncul dengan nilai kecocokan tertinggi akan sangat bergantung pada kosakata dan frasa pada abstrak yang dimasukkan.

Selanjutnya peneliti bisa mengeksplorasi lebih mendalam dengan memeriksa impact factor dari setiap jurnal yang muncul, seberapa lama proses editorial time, production time, dan sebagainya. Semakin tinggi impact factor-nya menandakan kualitas dari jurnal itu yang semakin tinggi. Namun demikian, yang perlu dipertimbangkan bagi peneliti pemula adalah pada prosentase penerimaan (acceptance rate) dari jurnal tersebut. Dari Gambar 4.2, sebuah informasi penting dapat diketahui bahwa rata-rata penerimaan artikel oleh International Journal of Refrigeration 49%, sedangkan rata-rata penerimaan artikel oleh Applied Thermal Engineering adalah lebih ketat, yaitu 41%.  Saat di klik pada tulisan “International Journal of Refrigeration”, sistem secara otomatis akan mengarahkan pada laman utama jurnal tersebut seperti yang ditunjukkan dalam Gambar 3 sebagai berikut.

International Journal of Refrigeration

Gambar 3, Tampilan muka laman International Journal of Refrigeration

Dari laman utama International Journal of Refrigeration, peneliti dapat melakukan eksplorasi terhadap jurnal tersebut, diantaranya link ke menu guide for author, abstacting/indexing, sample issue, dan journal metrics.

1.2.  Springer Journal Suggester

Seperti halnya Elsevier, penerbit Springer juga memiliki sistem pencari jurnal online yang bisa digunakan oleh peneliti dengan nama Springer Journal Suggester[31] .Bahkan, Springer menyediakan menu tampilan yang lebih lengkap. Tampilan journal finder dari Springer disajikan dalam Gambar 4 sebagai berikut.

Springer Journal Suggester

Gambar 4. Tampilan muka pencarian dengan Springer Journal Suggester

Penjelasan Gambar 4:

  1. Kolom untuk memasukkan judul artikel.
  2. Kolom untuk memasukkan abstrakdan text.
  3. Kolom untuk memilih minimum impact factor. Peneliti dapat memilih kualitas jurnal yang dituju. Semakin besar nilai impact factor yang dimasukkan, semakin berkualitas jurnal yang akan ditampilkan oleh sistem.
  4. Kolom untuk memilih acceptance rate. Ini kebalikan dari nomor 3, semakin kecil nilai acceptance rate, semakin berkualitas jurnal yang akan ditampilkan oleh sistem.
  5. Kolom untuk memilih maximum time to first decision. Peneliti bisa memasukkan batas angka seberapa lama keputusan dapat diperoleh setelah submit.
  6. Menu untuk memilih bidang penelitian (subject area). Dalam menu ini tersedia drop down listuntuk memilih subject area dari jurnal yang diinginkan.
  7. Menu untuk memilih indexingjournal. Dalam menu ini tersedia drop down list untuk memilih kriteria pengindeks dari jurnal yang diinginkan dan bisa memilih lebih dari satu.
  8. Menu untuk memilih kategori jurnal, tersedia tiga pilihan:
  • All journals, untuk menampilkan semua jurnal.
  • Fully Open Access journals, untuk menampilkan jurnal open access.
  • Subscription journals, untuk menampilkan jurnal dengan artikel berbayar.
  1. Menu untuk mulai pencarian jurnal.

Selanjutnya, seperti halnya pada Elsevier Journal Finder, sebuah contoh riil penggunaan Springer Journal Suggester dengan sebuah artikel yang judul dan abstraknya seperti yang digunakan dalam Elsevier Journal Finder, disarankan untuk dikirimkan ke beberapa jurnal diantaranya:

  1. Journal of the Brazilian Society of Mechanical Sciences and Engineering (Subscription & Open Access), dengan impact factor 1,325.
  2. Frontiers in Energy (Subscription), tanpa keterangan impact factor.
  3. International Journal of Automotive Technology (subscription), dengan impact factor 0,897.
  4. Heat and Mass Transfer (Subscription & Open Access), dengan impact factor 1,233.
  5. Energy Efficiency(Subscription & Open Access), dengan impact factor 1,186.

Tampilan hasil pencarian dengan Springer Journal Suggester

Gambar 5. Tampilan hasil pencarian dengan Springer Journal Suggester

Kemudian, jika dipilih satu jurnal misalnya Journal of the Brazilian Society of Mechanical Sciences and Engineering maka akan muncul informasi seperti berikut.

Informasi lengkap hasil pencarian dari Springer Journal Suggester

Gambar 6. Informasi lengkap hasil pencarian dari Springer Journal Suggester (kiri) daninformasi indexing serta publication charge (kanan)

2. Menggunakan Database Lembaga Pengindeks

Hingga tahun ini mungkin ada puluhan ribu jurnal internasional yang dapat ditelusuri dengan mudah di internet. Namun demikian, jika tidak teliti dan selektif, peneliti akan terjebak untuk mengirimkan artikel ke jurnal ilmiah yang tidak berkualitas. Beberapa diantara jurnal-jurnal tersebut bahkan sampai mengirim surat elektronik (email) dan meminta peneliti untuk mengirimkan artikel pada suatu jurnal dengan berbagai tawaran untuk publikasi cepat, mendapat sertifikat, open access, nilai impact factor dari lembaga pengindeks tertentu, dan lain-lain.

Untuk itu, sangat disarankan agar peneliti mampu melakukan searching jurnal yang sesuai dengan subject area dari artikel yang akan dipublikasikan. Selain menemukan jurnal yang tepat dari segi “aim and scope”, proses searching ini sekaligus juga untuk menghindari questionable journal. Setiap lembaga pengindeks jurnal memiliki menu pencarian jurnal berdasarkan database mereka. Namun, dalam buku ini membatasi pada dua lembaga pengindeks internasional dengan reputasi yang baik, yaitu Thomson Reuthers dan Scopus.

2.1. Memilih Jurnal pada DatabaseThomson Reuters

Pencarian jurnal terindeks Thomson Reuters dilakukan pada laman http://mjl.clarivate.com/ atau biasa juga disebut Master Journal List dengan tampilan muka disajikan dalam Gambar 7.

Master Journal List

Gambar 7. Tampilan muka Master Journal List

Penjelasan Gambar 7:

  1. Kolom untuk memasukkan kata kunci jurnal, misal “refrigeration” untuk mencari jurnal yang scope-nya membahas tentang sistem refrigerasi atau “combustion”untuk yang scope-nya tentang sistem pembakaran.
  2. Kolom untuk memilih kategori pencarian.
  3. Menu untuk mulai pencarian jurnal.

Selanjutnya, peneliti dapat mencari jurnal dalam Database Master Journal List tersebut dengan memasukkan kata kunci pada menu pencarian yang disediakan. Sebagai contoh, seorang peneliti bidang teknik mesin yang fokus pada teknik pembakaran akan mencari jurnal terindeks Thomson reuthers, dengan kata kunci “combustion”, hasilnya disajikan pada Gambar 8 sebagai berikut.

Tampilan hasil pencarian jurnal MJL

Gambar 8. Tampilan hasil pencarian jurnal

Hasil pencarian jurnal menunjukkan ada 9 jurnal yang terindeks oleh Thomson Reuters, diantaranya Combustion And Flame dan Combustion Explosion and Shock Waves. Selain nama jurnal, dari laman hasil pencarian juga diperoleh informasi lain terkait periode terbitan, penerbit, dan ISSN. Peneliti juga dapat menyimpannya dengan menekan tombol “FORMAT FOR PRINT” kemudian menyimpannya dalam bentuk pdf. Contoh hasil unduh Master Jurnal List yang berkaitan dengan “combustion” adalah sebagai berikut.

 

Master Journal List JOURNAL LIST

Search terms: COMBUSTION
Total journals found: 9

1. COMBUSTION AND FLAME

Monthly ISSN: 0010-2180

ELSEVIER SCIENCE INC, 360 PARK AVE SOUTH, NEW YORK, USA, NY, 10010-1710

1.      Science Citation Index
2.      Science Citation Index Expanded
3.      Current Contents – Engineering, Computing & Technology

 2. COMBUSTION EXPLOSION AND SHOCK WAVES

Bimonthly ISSN: 0010-5082

MAIK NAUKA/INTERPERIODICA/SPRINGER, 233 SPRING ST, NEW YORK, USA, NY, 10013-1578

1.      Science Citation Index
2.      Science Citation Index Expanded
3.      Current Contents – Engineering, Computing & Technology

3. COMBUSTION SCIENCE AND TECHNOLOGY

Monthly ISSN: 0010-2202

TAYLOR & FRANCIS INC, 530 WALNUT STREET, STE 850, PHILADELPHIA, USA, PA, 19106

1.      Science Citation Index
2.      Science Citation Index Expanded
3.      Current Contents – Engineering, Computing & Technology

9. PROGRESS IN ENERGY AND COMBUSTION SCIENCE

Bimonthly ISSN: 0360-1285

PERGAMON-ELSEVIER SCIENCE LTD, THE BOULEVARD, LANGFORD LANE, KIDLINGTON, OXFORD, ENGLAND, OX5 1GB

1.      Science Citation Index
2.      Science Citation Index Expanded
3.      Current Contents – Engineering, Computing & Technology

Setelah list jurnal diperoleh, tahap berikutnya adalah akses langsung ke laman jurnal yang dituju untuk mempelajari secara detail tentang jurnal yang diinginkan. Mungkin saja, proses ini akan terjadi berulang-ulang terhadap seluruh jurnal yang muncul dari hasil pencarian.

2.2. Memilih Jurnal pada Database Scopus

Pencarian jurnal terindeks Scopus dilakukan pada laman http://www.Scimagojr.com/index.php. Database ini menyimpan ribuan jurnal yang jauh lebih banyak dari Thomson Reuters dengan kualifikasi jurnal yang dibagi dalam empat quartil, Q1, Q2, Q3, dan Q4. Saat ini, Scopus merupakan lembaga pengindeks terpopuler yang dijadikan standar oleh banyak negara dan banyak institusi penelitian. Melalui laman Scimagojr peneliti dapat melakukan pencarian jurnal dengan lebih spesifik dari segi subject area maupun lokasi penerbitan jurnal. Tampilan muka laman utama Scimagojr disajikan pada Gambar 9 sebagai berikut.

Tampilan utama laman Scimagojr

Gambar 9. Tampilan utama laman Scimagojr

Penjelasan Gambar 9:

  1. Kolom untuk memasukkan kata kunci jurnal, misal “refrigeration” untuk mencari jurnal yang scope-nya membahas tentang sistem refrigerasi atau “combustion”untuk yang scope-nya tentang sistem pembakaran.
  2. Link ke ranking jurnal terindeks Scopusdari skor SJR tertinggi hingga terendah.
  3. Link ke ranking negara dengan jurnal terindeks Scopus.

Selanjutnya, peneliti dapat memilih menu “journal rank” dengan menekan tombol (2) atau tulisan “journal rank”pada kiri atas laman utama. Tampilan “journal rank” disajikan dalam Gambar 10 sebagai berikut.

Tampilan utama laman jornal rank

Gambar 10. Tampilan utama laman jornal rank

Penjelasan Gambar 10:

  1. Kolom untuk memasukkan kata kunci jurnal, misal “refrigeration” untuk mencari jurnal yang scope-nya membahas tentang sistem refrigerasi atau “combustion”untuk yang scope-nya tentang sistem pembakaran.
  2. Pilihan “subject area”, peneliti dapat memilih “all subject areas atau lebih spesifik misalnya “engineering”.
  3. Pilihan “subject categories”, peneliti dapat memilih “all subject categories atau lebih spesifik misalnya “automotive engineering”.
  4. Pilihan “region/countries”, peneliti dapat memilih “all countries atau lebih spesifik misalnya “Asiatic region” atau “Indonesia”.
  5. Pilihan “type”, peneliti dapat memilih “all type” atau lebih spesifik ke journal, conferenceand proceeding, book series, atau trade journals.
  6. Pilihan tahun, peneliti dapat memilih tahun terindeks.
  7. Tampilan type tulisan (journal, conferenceand proceeding, atau book series).
  8. SJR
  9. h-index

2.3. Memilih Jurnal dengan Kata Kunci Spesifik

Jurnal tujuan dapat dicari dengan memasukkan kata kunci pada kolom kanan atas dari laman Scimagojr. Sebagai contoh, peneliti akan mencari jurnal dengan topik bidang otomotif/ automotive. Kata kunci “automotive” dimasukkan pada menu pencarian dan hasilnya disajikan dalam Gambar 11 sebagai berikut.

Tampilan hasil pencarian jornal rank

Gambar 11. Tampilan hasil pencarian jornal rank

Hasil pencarian jurnal dengan kata kunci “Automotive” mendapatkan 92 jurnal dan proceeding, diantaranya SAE International Journal of Engines, Stapp car crash journal, dan International Journal of Automotive Technology. Selanjutnya, peneliti dapat menelusuri salah satu jurnal dengan mengklik pada nama jurnal yang akan dieksplore. Misal dipilih “SAE International Journal of Engines” maka akan menghasilkan tampilan sebagai berikut.

Tampilan hasil pencarian specific journal

Gambar 12. Tampilan hasil pencarian specific journal

Informasi yang diperoleh dari jurnal tersebut antara lain negara penerbit, subject area dan kategori, penerbit, ISSN, coverage di Scopus, scope, dan h-index. Jika dalam laman tersebut di-scroll kebawah maka akan diperoleh informasi yang lebih lengkap tentang Quartil jurnal (Q1-Q4), SJR score, citations per document, international collaboration, dan sebagainya.

Informasi quartil jurnal

Gambar 13. Informasi quartil jurnal

Informasi SJR score

Gambar 14. Informasi SJR score

Informasi international collaboration

Gambar 15. Informasi international collaboration

2.4. Melihat Konsistensi Jurnal

Pada laman Scimagojr, peneliti dapat memeriksa konsistensi dari jurnal-jurnal yang terindeks di Scopus. Cara paling mudah adalah dengan melihat quatil jurnal. suatu jurnal mungkin saja berada pada Q1 atau Q2 selama 10 tahun terakhir, naik dari Q4 ke Q2 atau bahkan turun dari Q2 ke Q4. Kasus lain adalah sebuah jurnal yang tidak konsisten terindeks, ada antara tahun 2010-2013, kemudian tidak terindek 2 tahun, dan terindeks kembali tahun 2016. Untuk itu, sebagai bagian dari kehati-hatian, sebaiknya untuk memeriksa konsistensi dari jurnal yang akan dituju.

Quatil jurnal yang konsisten

Gambar 4.16 Quatil jurnal yang konsisten

Original source: Teknik menyusun manuskrip dan publikasi ilmiah internasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *